Kamis, 06 Desember 2012

Mari Membaca Untuk Menambah Ilmu Pengetahuan



Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Sebuah pepatah yang acapkali kita dengar dan sangat familiar di telinga kita. Bahkan ada sebuah kalimat, tuntutlah ilmu sampai ke liang lahat. Artinya selama kita masih hidup, kita diharuskan untuk terus menambah ilmu, pengetahuan, dan wawasan kita. Salah satu cara untuk menambah ilmu, pengetahuan, dan wawasan kita adalah dengan membaca. Mari kita membaca untuk menambah ilmu kita.
Ilmu yang bagaimana ?? Ilmu hitam masuk juga ?? Ya..ga lah. Ilmu pengetahuan dan wawasan yang membangun pribadi dan berguna bagi masyarakat umum. Ilmu yang positif.
Banyak ragam dan cabang ilmu di dunia ini, dan tidak akan pernah habis. Dengan kita menyelesaikan jenjang pendidikan dari TK sampai universitas bahkan sampai mendapat gelar Prof. tidak berarti pembelajaran kita berhenti sampai disitu saja.
Justru pada saat kita fresh graduate, baru lulus dari Universitas, disaat itulah kita mulai berjuang dan berpetualang untuk mencari pengalaman dan menambah wawasan kita.Kembali pada point membaca. Apa aja sih yang kita baca ? karena membaca identik dengan buku. Tetapi membaca bukan hanya membaca buku. Kita bisa membaca koran, majalah, tabloid. Hanya saja kita harus bisa menyaring informasi mana yang kita perlukan dan memiliki input yang positif.
Untuk majalah contohnya, ada majalah khusus komputer, perikanan, agrobisnis, peluang usaha, religi, dll. Inti dari membaca adalah agar ada input positif yang masuk ke otak kita sehingga otak kita bersih dari hal-hal yang dapat merusak jiwa dan pribadi kita.
Apabila jiwa dan pribadi kita bersih dari hal-hal yang dapat merusak, maka secara otomatis akan berpengaruh terhadap kinerja kita. Jika kita seorang karyawan, maka kualitas kerja kita akan bertambah dengan baik. Jika kita seorang pedagang, maka akan lebih banyak pembeli yang menyukai sikap anda dalam berdagang. Begitu juga dengan profesi-profesi lainnya.
Dan manfaat utama dari membaca adalah untuk mendapatkan ilmu, pengetahuan, dan wawasan tambahan yang tidak kita dapatkan di bangku sekolah. Karena teori yang kita dapatkan akan lebih bermakna jika dikolaborasikan dengan pengalaman dalam hidup dan referensi dari buku-buku yang bermanfaat sesuai dengan wawasan apa yang ingin kita kuasai dan perdalam.
Tidak semua cabang ilmu bisa kita kuasai, kecuali memang hasil test kecerdasan kita ada di level Genius. Kita cukup mendalami satu bidang dan sekedar menambah wawasan dari bidang yang lain sebagai penunjang bidang yang sedang kita perdalam. Kayaknya itu dulu deh yang bisa saya tulis pagi ini. Jika ada saran dan kritik mohon dikomentari agar blog ini lebih baik dan lebih bermanfaat kedepannya. Semoga kita bisa saling berbagi.