Tuntutlah
ilmu sampai ke negeri Cina. Sebuah pepatah yang acapkali kita dengar dan sangat
familiar di telinga kita. Bahkan ada sebuah kalimat, tuntutlah ilmu sampai ke
liang lahat. Artinya selama kita masih hidup, kita diharuskan untuk terus
menambah ilmu, pengetahuan, dan wawasan kita. Salah satu cara untuk menambah
ilmu, pengetahuan, dan wawasan kita adalah dengan membaca. Mari kita membaca
untuk menambah ilmu kita.
Ilmu
yang bagaimana ?? Ilmu hitam masuk juga ?? Ya..ga lah. Ilmu pengetahuan dan
wawasan yang membangun pribadi dan berguna bagi masyarakat umum. Ilmu yang
positif.
Banyak
ragam dan cabang ilmu di dunia ini, dan tidak akan pernah habis. Dengan kita
menyelesaikan jenjang pendidikan dari TK sampai universitas bahkan sampai
mendapat gelar Prof. tidak berarti pembelajaran kita berhenti sampai disitu
saja.
Justru
pada saat kita fresh graduate, baru lulus dari Universitas, disaat itulah kita
mulai berjuang dan berpetualang untuk mencari pengalaman dan menambah wawasan
kita.Kembali pada point membaca. Apa aja sih yang kita baca ? karena membaca
identik dengan buku. Tetapi membaca bukan hanya membaca buku. Kita bisa membaca
koran, majalah, tabloid. Hanya saja kita harus bisa menyaring informasi mana
yang kita perlukan dan memiliki input yang positif.
Untuk
majalah contohnya, ada majalah khusus komputer, perikanan, agrobisnis, peluang
usaha, religi, dll. Inti dari membaca adalah agar ada input positif yang masuk
ke otak kita sehingga otak kita bersih dari hal-hal yang dapat merusak jiwa dan
pribadi kita.
Apabila
jiwa dan pribadi kita bersih dari hal-hal yang dapat merusak, maka secara
otomatis akan berpengaruh terhadap kinerja kita. Jika kita seorang karyawan,
maka kualitas kerja kita akan bertambah dengan baik. Jika kita seorang
pedagang, maka akan lebih banyak pembeli yang menyukai sikap anda dalam
berdagang. Begitu juga dengan profesi-profesi lainnya.
Dan
manfaat utama dari membaca adalah untuk mendapatkan ilmu, pengetahuan, dan
wawasan tambahan yang tidak kita dapatkan di bangku sekolah. Karena teori yang
kita dapatkan akan lebih bermakna jika dikolaborasikan dengan pengalaman dalam
hidup dan referensi dari buku-buku yang bermanfaat sesuai dengan wawasan apa
yang ingin kita kuasai dan perdalam.
Tidak
semua cabang ilmu bisa kita kuasai, kecuali memang hasil test kecerdasan kita
ada di level Genius. Kita cukup mendalami satu bidang dan sekedar menambah
wawasan dari bidang yang lain sebagai penunjang bidang yang sedang kita
perdalam. Kayaknya itu dulu deh yang bisa saya tulis pagi ini. Jika ada saran
dan kritik mohon dikomentari agar blog ini lebih baik dan lebih bermanfaat
kedepannya. Semoga kita bisa saling berbagi.

